Kenalan Yuk!: Sering Pakai Software Bajakan Kalian Pasti Mengenal Istilah Berikut Ini.

“Hari gini masih pake bajakan? Gak jaman bray.”

“Terus yang jaman apaan?”

“Pake crack.”

….

Kasus pembajakan memang kerap (dan masih sampai sekarang) terjadi tidak di Indonesia saja, di seluruh belantika dunia pun mengalaminya. Siapa yang tidak ingin sesuatu yang gratis kan? Tidak semua orang sanggup membayar berjuta-juta untuk sebuah software yang akan mereka pakai. Sehingga munculah sekelompok manusia yang membajak software tersebut lalu menyebarluaskannya ke dunia maya. Para pembajak atau kerap dipanggil “Pak Tani” ini tentu meresahkan para developer software itu sendiri.

Untuk kalian para pengguna software bajakan, pasti akan mengenal 3 istilah ini, yaitu Crack, Keygen, Patch dan Serial. Tapi apa kalian sudah tau detailnya?

  1. Crack

idm-cracker2

Setiap program bajakan pasti paling tidak menyediakan crack untuk software tadi. Crack sebenarnya sama seperti program .exe yang dipakai oleh software tadi, hanya saja sudah dimanipulasi sedemikian rupa sehingga para pengguna bisa langsung memakai program tersebut. Crack juga bisa berupa file registry, lalu memasukkan dirinya ke dalam daftar registry sehingga program bisa bekerja tanpa halangan. File crack biasanya lebih besar dari ukuran file exe aslinya. Dan terkadang bisa terdeteksi oleh antivirus. Biasanya user meng-copas file crack ke direktori program dan meng-overwrite file yang aslinya.

  1. Keygen

cracking_12_7_2011_2

Akronim dari “Key Generator”, biasanya dipakai pada program yang membutuhkan key number atau serial. Cara kerjanya ia akan membuat serial acak (terkadang lebih dari satu buah) dan bersifat valid sehingga setelah dimasukkannya serial key dari keygen, maka kita bisa memakai software tersebut. Terkadang keygen juga membuat serial key dengan meng-import data lain yang ada dalam software tersebut.

  1. Patch

wrong-filesize-or-already-patched

Hampir sama dengan crack, hanya saja penggunaannya lebih mudah karena cara kerjanya ia mencari direktori program yang kita maksud, dan secara otomatis ia membuat file-file crack seperti exe, DLL, dan registry. Jadi kita tak perlu repot-repot meng-copas crack satu per satu ke direktori yang bahkan berbeda-beda. Ukurannya kecil dan standalone program.

  1. Serial

fa1f777fd12625ee223560b09a2eaaa4

Sebenarnya sama dengan keygen, namun serial biasanya disediakan oleh para pembajak di sebuah notepad atau word. Dengan satu (atau lebih) serial dan kita harus memasukkannya ke program yang kita instal. Resikonya terkadang akan terdeteksi oleh program itu jika serial itu sudah pernah terpakai, maka serial itu ter-blacklist dan tak bisa dipakai lagi (disebut “serial blacklisting”).

Bagaimana? Paham kan? Tapi pesan saya di sini, kurang-kurangi memakai program bajakan. Di samping mengundang malware dan trojan, developer juga akan merasa rugi karena jumlah orang yang membayar program mereka tak sebanding dengan jumlah orang yang memakai, kecuali program tersebut bersifat freeware, open-source, atau trial. Biasakan memakai program asli dan legal ya! Sekian!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s