Kenalan Yuk!: Perintah Dasar Linux Bagian Jaringan

“Wuih, pake Linux lu!?”

“Yoi, mamen.”

“Hekel dong elu…”

“Eng…” *tersipu penuh rancu

Bagi kalian yang ingin belajar Linux dan bergerak di bidang jaringan harus tau paling tidak dasar-dasar jaringan di Linux. Kali ini saya akan berbagi sedikit mengenai command-command yang paling tidak harus kalian tau jika memakai Linux dan ingin belajar konfigurasi jaringan di sana. Berikut command-command berserta fungsinya:

ping

Bukan suatu keasingan lagi dengan istilah ini jika kalian sering terkena putus koneksi. Fungsinya sudah jelas, yaitu mengecek suatu host atau web aktif atau tidak, atau simpelnya mengecek apa jaringan komputer kalian menyala tidak. Contoh penggunaan:

ping 192.168.4.45

traceroute

Sesuai namanya, tujuannya ialah melihat atau mengecek rute yang dilalui oleh paket data jaringan. Contoh penggunaan sama dengan command ping.

ifconfig

Sama seperti command Ipconfig pada Windows, yakni dipakai untuk melihat juga mengkonfigurasikan IP pada komputer kita.

nslookup

Gunanya untuk melihat alamat IP yang ada pada suatu domain. Contoh penggunaannya:

nslookup http://www.google.com

Maka hasilnya akan menampilkan IP berapa sajakah yang dipakai di domain tersebut.

arp

Dipakai untuk memeriksa atau mengecek alamat MAC di perangkat jaringan (LAN card atau WAN card) yang terpasang di komputer kita.

netstat

Singkatan dari Network Statistic, gunanya untuk melihat bagaimana koneksi jaringan yang keluar masuk di komputer.

ssh

Kalau kalian sering memakai PuTTY di Windows, maka fungsinya sama persis dengan command ini, yakni me-remote suatu komputer atau server. Bisa juga dipakai untuk mengkonfigurasikan server tanpa harus login lebih dahulu.

scp

Sama seperti command cp pada Windows atau Linux, yakni melakukan copy paste file. Hanya saja, yang ini dipakai untuk melakukan transfer data lewat server tadi.

wget

Dipakai untuk men-download suatu file. Biasanya disertakan dengan link atau url tempat dari mana kita men-download-nya.

ftp

File Transfer Protocol atau bagi kalian yang memakai Filezilla pasti tau gunanya. Yakni dipakai untuk menjalankan koneksi ke server FTP kalian.

lspci

Dipakai untuk memeriksa perangkat jaringan (NIC) apa sudah bisa dipakai atau belum.

route

Dipakai untuk memeriksa dan mngkonfigurasi tabel routing.

dhclient

Untuk kalian yang terhubung di jaringan dengan dukungan DHCP, kalian bisa memakai command ini agar kalian bisa mendapatkan IP secara otomatis.

telnet

Fungsinya hampir sama dengan ssh, yakni mengakses komputer dari jarak jauh lewat koneksi internet.

ifup

Dipakai untuk menyalakan perangkat jaringan (NIC).

ifdown

Kebalikan dari ifup, yaitu mematikan perangkat jaringan (NIC).

iwconfig

Dipakai untuk mengkonfigurasikan perangkat jaringan nirkabel, antara lain WAN Card, Wireless Adaptor, dan sebagainya.

host

Dipakai untuk melihat atau mencari alamat DNS

dig

Fungsinya sama dengan host, yakni sebagai DNS lookup utility.

whois

Untuk menampilkan info lengkap mengenai sebuah website.

c2fae8313e0e1cab3dac197dfbf9fab7

Kurang lebih itulah yang bisa saya share mengenai command dasar dari Linux di bagian jaringan. Kalian bisa langsung mencobanya dan mencari referensi lebih di internet. Semoga bermanfaat dan sekian!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s